Ahmad M Huzaeri
Dengan belajar dan mempelajari sesuatu itu maka kita akan mengetahui apa maksud, arti, dan apa itu sesuatu yang kita pelajari tersebut.
Sabtu, 18 Mei 2019
Ahmad M Huzaeri: MAY DAY!! RATUSAN MASSA DI MATARAM LOMBOK SUARAKA...
Ahmad M Huzaeri: MAY DAY!! RATUSAN MASSA DI MATARAM LOMBOK SUARAKA...: RATUSAN MASSA YANG TERGABUNG DALAM KESATUAN PERJUANGAN RAKYAT (KPR), FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA (FPBI) DAN ORGANISASI KEPEMUDAA...
MAY DAY!! RATUSAN MASSA DI MATARAM LOMBOK SUARAKAN 12 TUNTUTAN
RATUSAN MASSA YANG TERGABUNG DALAM KESATUAN PERJUANGAN RAKYAT
(KPR), FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA (FPBI) DAN ORGANISASI KEPEMUDAAN, SERIKAT MAHASISWA INDONESIA SERTA ORGANISASI-ORGANISASI KEMAHASISWAAN LAINNYA, MENGGELAR AKSI DEMO DI DEPAN DISNAKER NTB. MENYUARAKAN 12 TUNTUTAN.
SETIAP TANGGAL 1 MEI DIPERINGATI DENGAN HARI BURUH SEDUNIA (MAY
DAY). HARI BURUH INI DIRAYAKAN DENGAN AKSI DEMO UNTUK MENYATAKAN SIKAP DAN
TUNTUTAN DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT. AKSI INI DIIKUTI RATUSAN MASSA YANG TERGABUNG
DALAM KPR NTB, FPBI, SMI MATARAM, ORGANISASI KEPEMUDAAN LOTIM, BEM UNRAM, HMP2K
UNRAM, BMI DAN ORGANISASI-ORGANISASI LAINNYA.
DALAM AKSI INI, MASSA AKSI SUARAKAN 12 TUNTUTAN, YAITU, CABUT
PP NOMOR 78 TAHUN 2015. HENTIKAN SISTEM KERJA KONTRAK. KENDALIKAN HARGA BBM, LISTRIK, PAJAK. TOLAK LIBERALISASI EKONOMI DAN PANGAN. HENTIKAN PERAMPASAN
LAHAN PETANI DAN EKPLOITASI LINGKUNGAN, HENTIKAN REFPRESIFITAS.
LAWAN KAPITALISASI PENDIDIKAN. BERIKAN RUANG KEBEBASAN
BEREKPRESI. SEJAHTERAKAN PETANI DAN NELAYAN. BERIKAN STATUS KERJA PKWT PADA
BURUH PT TIARA KUSUMA PATRIA PERSADA DAN UANG LEMBUR BAGI BURUH PT AMAN MINERAL
NTB. RATUSAN MASSA AKSI INI BERKUMPUL DI DEPAN KANTOR DISNAKER NTB. BERAKHIR
DI BUNDARAN UNIVERSITAS MATARAM DAN BUBAR DI TAMAN BUDAYA NTB.
BAYU
ARYADANI KETUA KPR NTB, MENGUNGKAPKAN, SELAIN ITU JUGA, KASUS PHK SEPIHAK DAN
PEMBAYARAN UPAH DI BAWAH UMK YANG DILAKUKAN PIHAK PERUSAHAAN HARUS SEGERA DI HENTIKAN, DAN ADANYA UNDANG-UNDANG TERHADAP BURUH
SERTA PEMERINTAH MENINDAK TEGAS TERHADAP PERUSAHAAN YANG MELANGGAR
UNDANG-UNDANG KETENAGA KERJAAN.
SEDANGKAN I PUTU R J, KORBAN PHK PT TIARA KUSUMA PATRIA PERSADA, BERHARAP,
MUNCULNYA SERIKAT-SERIKAT
BURUH BARU SEHINGGA MEMBENTUK ALAT POLITIK ALTERNATIF YANG BENAR-BENAR
MEMPERJUANGKAN HAK-HAK BURUH SECARA KHUSUS DAN HAK RAKYAT SECARA UMUM DAN JUGA, SEMUA TUNTUTAN YANG DISUARAKAN
DAPAT SEGERA DIJALANKAN MAUPUN DITUNTASKAN OLEH PIHAK YANG TERKAIT.
Sabtu, 27 Oktober 2018
Jumat, 05 Oktober 2018
kali ini kami mengikuti kegiatan gerak jalan tingkat umum yang dimana anggota atau kelompok kami terdiri dari pemuda/pemudi desa aikmel barat dengan seragam TNI & POLISI RI.
Senin, 09 Mei 2016
“BERTUQ – KETEMUQ PENGOBATAN KHAS MASYARAKAT SASAK”
Berbagai macam
cara masyarakat dalam menghadapi musibah terutama dalam musibah sakit. Di
daerah Nusa Tenggara Barat khususnya suku sasak yang ada di Kabupaten Lombok
Timur Kecamatan Aikmel, salah satu kebiasaan, adat istiadat maupun tradisi di
daerah ini jika salah satu keluarga dari mereka yang sakit maka mereka tidak
langsung pergi ke rumah sakit maupun dokter tetapi pertama yang di lakukan
masyarakatnya yakni datang ke rumah “Dedikon” (dukun sasak) atau tabib untuk
melakukan pengobatan ala dedikon tersebut seperti “Berbertuq” atau untuk
mengetahui apa yang menyebabkan keluarga mereka sakit (Ketemuq).
Bertuq
dapat di artikan sebagai langkah atau cara untuk mengetahui seseorang tersebut
dapat di katakan terkena atau menderita penyakit (ketemuq). Sedangkan Ketemuq
yakni simbol, jenis penyakit yang di alami oleh pasien. Biasanya di dalam
bertuq ini penyakit yang dapat di ramal atau di tentukan seperti sakit kepala
(pusing), muntah, sakit perut dan lain sebagainya.
Untuk
menentukan sakit apa yang di derita oleh pasien dedikon biasanya melakukan
bertuq pasien dengan cara sebagai berikut :
1. Jika
pasiennya prempuan dan dedikonnya laki-laki maka dedikon tersebut akan
meluruskan rambut si pasien dan memilih rambut pasien setebal telunjuk jari
tangan yang nantinya akan di tarek ke atas dan dedikonnya sambil membaca
ayat-ayat suci ALQUR’AN atau mantra untuk mengetahui pasien ketemuq dengan
siapa (pasien menderita penyakit apa).
2. Jika
pasiennya laki-laki dan dedikonnya laki-laki pula maka dedikon akan mencari
seorang prempuan yang panjang rambutnya untuk membantu si dedikon tersebut
dengan cara dedikon meluruskan rambut si prempuan tersebut dan di pukul ke
kepala si pasien sebanyak sembilan kali selanjutnya dedikon akan memilih rambut
prempuan tesebut setebal telunjuk jari tangan yang nantinya akan di tarek ke
atas dan dedikonnya sambil membaca ayat-ayat suci ALQUR’AN atau mantra untuk
mengetahui pasien ketemuq dengan siapa (pasien menderita penyakit apa). Begitu
juga dengan pasien prempuan yang rambutnya pendek.
3. Jika
pasiennya prempuan dan dedikonnya prempuan pula maka dedikon tersebut akan
memilih rambutnya sendiri dan memukulnya ke kepala pasien sebanyak sembilan
kali selanjutnya dedikon akan memilih rambutnya setebal telunjuk jari jari
tangan yang nantinya akan di tarek ke atas dan dedikonnya sambil membaca
ayat-ayat suci ALQUR’AN atau mantra untuk mengetahui pasien ketemuq dengan
siapa (pasien menderita penyakit apa), tetapi bisa di lakukan juga dengan
rambut si pasien. Dan begitu juga dengan pasien laki-laki.
Sedangkan
menurut salah satu Dedikon (Tabib) di daerah saya yang bernama Amaq. Mahni
yaitu, “yang namanya ketemuq itu
sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek moyang kita karena dulu tidak ada
pengobatan atau dokter seperti zaman modern ini. dan pada waktu kita tidur roh
kita tersebut keluar dari badan kita sehingga yang ada di badan kita itu
hanyalah nafas, terus roh kita yang keluar tersebut berkeliaran sehingga
bertemu dengan roh yang sudah meninggal maupun bodo bakek (jin). Sehingga dari
kata ketemu/bertemu itu, muncullah kata ketemuq/bertuq dan manfaat adanya
bertuq-ketemuq ini di lihat dari sisi ekonomi, bertuq-ketemuq ini sangatlah
membantu pengobatan bagi orang – orang yang kurang mampu atau orang miskin karena
dalam pengobatan dengan cara ini kita tidak mengeluarkan uang yang banyak, kita
hanya di tuntut mengeluarkan uang se-ikhlas kita saja, tentu membayarnya pula
tidak hanya menggunakan uang melainkan bisa menggunakan bahan pokok, benda dan
lain sebagainya, cara – cara melakukan pengobatannya yakni, jika dedikon
(Tabib)nya perempuan maka tabib tersebut akan memukul rambutnya ke kepala
pasien dengan 9 kali pukulan yang pelan sambil membaca mantra dan memilih
rambut secukupnya untuk di tarik ke atas sedangkan dedikon (tabib)nya laki –
laki maka tabib tersebut bisa langsung melakukan bertuq – ketemuq tanpa memukul
rambutnya ke kepala pasien. Dan jika perkiraan penyakitnya tepat maka si pasien
akan di bacakan do’a-do’a oleh si tabib. Biasa perkiraan tabibnya tepat, biasa
terdengar suara “TOKK” dari kepala si tabib atau si pasien.
Jadi
dari penjelasan di atas dapat kita ambil nilai – nilai yang terkandung di
dalamnya, yakni nilai sosial, nilai religius, nilai ekonomi dan sebagainya.
dimana nilai sosialnya, dapat memperat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa
saling percaya dan saling membantu, sedangkan nilai religiusnya, di lihat dari
keyakinan masyarakatnya melakukan bertuq dengan membaca kalimat Kitab Suci
Alqur’an dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa sehingga dapat mengajarkan
kita bahwa untuk penyakit tersebut datang dari Yang Maha Kuasa dan kesembuhan
itu hanya dari Yang Maha Kuasa pula sehingga kita harus rajin Beribadah dan
nilai ekonominya yakni Sangat membantu masyarakat yang kurang ekonominya, karena
tidak perlu ke dokter maupun rumah sakit dan biaya yang kita keluarkan hanya
seihklas kita atau biayanya tidak hanya dari uang saja melainkan dapat berupa
bahan pokok atau benda-benda yang lainnya.
Sehingga
saran saya, kita sebagai generasi penerus dari budaya, adat istiadat yang di
miliki oleh daerah kita masing – masing, mari kita jaga dan melestarikannya
agar menjadi corak, simbol atau ciri khas dari daerah kita tetap ada dan dapat
di rasakan oleh generasi berikutnya.
Rabu, 30 Maret 2016
‘’Kurangnya Disimplin Siswa Saat Ulangan’’

Disiplin merupakan
sikap mental yang tecermin dalam perbuatan tingkah laku perorangan, kelompok
atau masyarakat berupa kepatuhan atau ketaatan terhadap peraturan, ketentuan,
etika, norma dan kaidah yang berlaku. Disiplin kerja adalah sikap kejiwaan
seseorang atau kelompok yang senantiasa berkehendak untuk mengikuti atau
mematuhi segala peraturan yang telah ditentukan, (wandhie.wordpress.com).
Naahh,, dari
pengertian disiplin di atas kita dapat mengambil inti arti dari disiplin yakni
perbuatan tingkah laku seseorang sedangkan disiplin kerja yaitu, kejiwaan
sesorang untuk mematuhi atau mengikuti peraturan.
Siswa dapat kita
artikan sebagai orang yang sedang melakukan pembelajaran atau pendidikan di
sebuah sekolah tertentu. Siswa atau orang yang melakukan pembelajaran ini
sering kali tidak disiplin. Salah satunya kita lihat dari lingkungan sekolah
yakni pada saat guru mengadakan ulangan ataupun ujian tulis di kelas. Biasanya siswa
melakukan hal – hal yang tidak di duga oleh guru, seperti menyontek, menyiapkan
jawaban, kerjasama antar siswa untuk mendapatkan jawaban, siswa juga berpura –
berpura untuk meminta tambahan waktu pada saat menit terakhir dan lain
sebagainya.
Biasa Guru sudah
memberikan waktu untuk belajar, guru juga sudah memberikan rangkuman atau kisi –
kisi soal yang akan keluar pada saat ulangan atau ujian. Tetapi siswa tetap
menerapkan sikap tidak disimplinnya. Menurut saya, siswa yang sering tidak
disiplin pada saat ulangan atau ujian tersebut karena kurangnya kesadaran,
pengertian atau siswa tersebut kurang berkarakter dan karena kebiasaan
pembawaan dari lingkungan siswa tersebut dan lain sebagainya.
Sebelumnya saya minta
maaf, karena saya belum bisa memberikan solusi, karena menurut saya
kedisiplinan tersebut berasal dari hati atau kesadaran dan karakter siswa
tersebut, sehingga jika ingin merubah sikap atau prilaku siswa tersebut,
haruslah siswa tersebut bersedia untuk berubah.
Minggu, 20 Maret 2016
APAKAH PENDIDIKAN ITU PENTING, BERJALAN BAIK DI DAERAH ANDA?
Berbicara mengenai Pendidikan, kita semua pasti sudah
mengetahui bahwa begitu pentingnya pendidikan bagi manusia. Dengan adanya
pendidikan maka seseorang dapat mempunyai pengetahuan, kemampuan, dan Sumber
Daya Manusia yang tinggi.
Menurut saya pendidikan dapat di artikan sebagai suatu
proses pengembangan diri untuk dapat melangsungkan kehidupan, pendidikan kita
dapat dari lingkungan keluarga, masyarakat dan lingkungan sekolah.
Sedangkan menurut UU No. 20 tahun 2003, Pendidikan
adalah sebuah usaha yang di lakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan,
membangun kepribadian, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta
ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. (http://www.lebahmaster.com).
Pendidikan sangat penting bagi manusia tetapi di sisi
lain pendidikan itu tidak begitu penting karena harus membutuhkan biaya yang
cukup banyak seperti yang terjadi di daerah saya sendiri, masih banyak anak –
anak yang berhenti sekolah, tidak sekolah karena orang tua dari anak – anak
tersebut kurang mempunyai kesadaran betapa pentingnya suatu pendidikan tersebut
dan anak – anak itu juga belum sepenuhnya mengetahui pentingnya pendidikan.
pemikiran mereka sekolah atau pendidikan itu berarti mengeluarkan uang dan
uang. Mereka lebih memilih menjadikan anaknya sebagai TKI atau menyuruh anaknya
bekerja, seperti pembahasan saya pekan lalu padahal dengan adanya pendidikan
kita bisa mempunyai keahlian, kemampuan dan lain sebagainya untuk meraih
pekerjaan tersebut. Masih banyak faktor – faktor yang menyebabkan orang tua
tidak sadar akan pentingnya suatu pendidikan itu.
Di daerah saya, pendidikan sudah berjalan dengan baik
tetapi sarana dan perasarana masih minim atau kurang. Sehingga menurut saya
dengan adanya sarana dan perasarana yang lengkap maka akan timbul dengan
sendirinya rasa untuk maupun kesadaran akan pentingnya pendidikan tersebut.
Pemerintah juga sudah sadar dengan keungan masyarakat kita, contohnya
pemerintah sudah mengadakan sekolah geratis yakni mulai dari sekolah dasar dan
sekolah menengah pertama dengan bantuan dana BOS atau biasiswa. Sekarang
tinggal kesadaran, tekat dan kemauan kita sendiri.
Jadi menurut saya yang
paling utama di perbaiki dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
pendidikan itu dan juga agar pendidikan berjalan dengan baik yakni, masyarakat
bersama – sama dengan pemerintah mengadakan sosialisasi ke warga – warga maupun
ke daerah – daerah dengan tujuan menyadarkan masyarakat yang masih belum paham
akan pentingnya pendidikan itu tidak hanya itu saja, pemerintah juga
menyediakan sarana dan perasarana yang baik, lengkap di sekolah – sekolah yang
masih memiliki perasarana yang minim.
Langganan:
Postingan (Atom)




